Barcelona berhasil memastikan tiket final Liga Champions musim ini. Bermain di depan pendukungnya sendiri, Blaugrana sukses menahan imbang Real Madrid 1-1, Selasa (3/5).
Pada pertandingan ini, pasukan Madrid tidak ditemani pelatih Jose Mourinho. The Special One tidak berada di Camp Nou demi alasan keamanan. Mourinho hanya menginstruksikan para pemainnya melalui asisten pelatih, Aitor Karanka.
Disamping itu, Madrid yang butuh tiga gol mulai kembali ke pola lama 4-2-3-1 dengan menempatkan Lassana Diarra dan Xabi Alonso sebagai gelandang bertahan. Kaka dan Gonzalo Higuain juga menjadi pemain inti untuk menggantikan tempat Mesut Oezil dan Karim Benzema.
Kendati demikian, dominasi permainan masih dipegang penuh anak-anak Catalan. Kembali bermainnya Andres Iniesta juga membuat permainan Blaugrana lebih terorganisir.
Peluang pertama pada laga tersebut hadir melalui sepak pojok. Pada menit ke-22, umpan sepak pojok Xavi Hernandez mengarah tepat ke Sergio Busquets di depan mulut gawang Madrid. Beruntung, posisi Iker Casillas tepat untuk membaca arah sundulan Busquets.
Sepuluh menit berselang, giliran Lionel Messi yang memperoleh peluang. Tetapi, tendangan kaki kirinya kembali bisa dihentikan Casillas. Pun saat kesempatan yang didapat David Villa pada menit ke-37, yang bisa diselamatkan Casillas dengan sempurna.
Madrid hanya memiliki satu kesempatan mencetak gol lima menit jelang turun minum. Akan tetapi, umpan silang mendatar Cristiano Ronaldo yang mengarah ke Angel Di Maria, berhasil dipotong Victor Valdes. Skor kacamata bertahan hingga 45 menit paruh pertama pertandingan.
Dua menit memasuki babak kedua, Madrid sebenarnya sempat membuka keunggulan jika saja tendangan Higuain tidak dianulir wasit. Namun, wasit menganggap telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu sebelum Higuain menceploskan bola.
Publik Camp Nou akhirnya bergemuruh pada menit ke-54. Sebuah umpan terobosan manis Iniesta dengan sempurna dikontrol Pedro Rodriguez. Pedro lantas dengan mudah menggetarkan jala Casillas dalam situasi satu lawan satu.
Sepuluh menit berselang, Los Blancos akhirnya mampu membuat gol pertamanya di Camp Nou musim ini. Berawal dari aksi individu, Di Maria melayangkan tembakan keras yang masih mengenai mistar gawang Valdes. Beruntung, bola kembali ke arah Di Maria dan dengan tenang mengumpan ke Marcelo yang berada di posisi yang lebih terbuka. Marcelo pun berhasil menggetarkan jala Barcelona.
Setelah mencetak gol penyeimbang, para pemain Madrid semakin bernafsu untuk mencetak dua gol tambahan demi mengamankan tiket final. Namun, semua usaha tersebut sia-sia saat wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.
Kendati imbang pada leg kedua, Barcelona pun lolos ke final Liga Champions dengan agregat total 3-1. Barcelona tinggal menunggu pemenang antara Manchester United versus Schalke 04 yang baru akan bertandinga, Rabu (4/5) nanti. (Okky)
Formasi:
Barcelona : Valdes; Alves, Mascherano, Pique, Puyol (Abidal 90); Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro (Afellay 90+2), Messi, Villa (Keita 74)
Real Madrid : Casillas; Arbeloa, Carvalho, Albiol, Marcelo; Lass, Xabi Alonso; Di Maria, Kaka (Oezil 60), C. Ronaldo; Higuain (Adebayor 55)
Barcelona : Valdes; Alves, Mascherano, Pique, Puyol (Abidal 90); Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro (Afellay 90+2), Messi, Villa (Keita 74)
Real Madrid : Casillas; Arbeloa, Carvalho, Albiol, Marcelo; Lass, Xabi Alonso; Di Maria, Kaka (Oezil 60), C. Ronaldo; Higuain (Adebayor 55)
Statistik pertandingan:
Total tendangan: 11-3
Tendangan ke arah gawang: 6-1
Corner: 3-2
Offside: 4-2
Ball Possessions: 64%-36%
Pelanggaran: 10-31
Kartu Kuning: Pedro 82 - Carvalho 13, Lass 58, Xabi Alonso 69, Marcelo 75, Adebayor 85
Total tendangan: 11-3
Tendangan ke arah gawang: 6-1
Corner: 3-2
Offside: 4-2
Ball Possessions: 64%-36%
Pelanggaran: 10-31
Kartu Kuning: Pedro 82 - Carvalho 13, Lass 58, Xabi Alonso 69, Marcelo 75, Adebayor 85





